Info Properti: Tips Memilih Rumah Sesuai Budget. Di akhir 2025, harga properti masih naik meski suku bunga mulai melandai, tapi rumah impian tetap bisa didapat tanpa bikin dompet nangis. Kuncinya bukan cari yang termurah, tapi yang paling pas dengan budget dan kebutuhan hidupmu lima sampai sepuluh tahun ke depan. Ini tips praktis yang sudah terbukti ampuh buat pemula maupun yang lagi upgrade rumah. BERITA BOLA
Hitung Budget dengan Jujur: Info Properti: Tips Memilih Rumah Sesuai Budget
Aturan klasik yang masih berlaku: cicilan rumah maksimal 30-35% dari penghasilan bersih bulanan. Kalau gaji kamu 15 juta bersih, cicilan aman di bawah 5 juta per bulan. Hitung juga biaya tambahan:
- DP minimal 10-20% (semakin besar semakin ringan cicilan)
- Biaya notaris, pajak, KPR (sekitar 7-10% dari harga rumah)
- Biaya pindahan dan renovasi kecil Jangan lupa sisakan dana darurat 6-12 bulan pengeluaran. Kalau semua sudah dihitung dan ternyata cuma mampu 1,2 miliar, jangan maksa ke 1,8 miliar—lebih baik tidur nyenyak daripada makan mie tiap hari.
Lokasi vs Harga vs Kenyamanan: Info Properti: Tips Memilih Rumah Sesuai Budget
Rumah di tengah kota memang mahal, tapi hemat waktu dan bensin. Rumah di pinggiran lebih murah, tapi hitung biaya transportasi dan waktu tempuh tiap hari. Prioritas utama:
- Dekat tempat kerja atau sekolah anak (hemat 2-3 jam sehari = ratusan juta dalam 10 tahun)
- Akses tol atau transportasi umum yang sudah jadi (bukan yang “rencana 2028”)
- Lingkungan aman, nggak banjir, dan ada fasilitas umum (pasar, rumah sakit, sekolah) dalam radius 10 menit Rumah 300 juta lebih murah tapi tiap hari macet 2 jam biasanya berakhir lebih mahal dalam jangka panjang.
Spesifikasi Rumah yang Wajib Dicek
Jangan cuma lihat luas tanah dan bangunan. Perhatikan:
- Sertifikat (SHM lebih aman daripada HGB atau girik)
- Izin bangunan (IMB/PBG) lengkap—banyak rumah murah ternyata ilegal
- Struktur bangunan: pondasi baik, dinding nggak retak miring, atap nggak bocor
- Instalasi listrik dan air: daya minimal 1300 VA untuk keluarga kecil, air tanah atau PAM yang lancar
- Lebar jalan masuk mobil (minimal 3 meter kalau punya mobil) Cek juga rencana tata ruang wilayah—jangan sampai beli rumah di zona yang lima tahun lagi jadi komersial atau jalan tol.
Baru atau Second? KPR atau Cash?
Rumah baru biasanya lebih mahal 20-40% tapi minim renovasi dan sering dapat promo DP ringan. Rumah second sering lebih murah, lokasi lebih matang, tapi siapin dana renovasi 50-150 juta tergantung kondisi. Kalau budget pas-pasan, rumah second di lokasi bagus sering lebih masuk akal daripada rumah baru di pinggiran yang masih gersang. KPR 15-20 tahun memang berat di awal, tapi inflasi bikin cicilan terasa ringan di tahun ke-10. Kalau punya uang cash, beli rumah second tanpa KPR sering jadi investasi terbaik.
Kesimpulan
Memilih rumah sesuai budget itu bukan soal kompromi, tapi soal prioritas yang jelas. Tulis dulu kebutuhan inti keluarga, hitung angka dengan dingin, cek lokasi dan dokumen dengan teliti, lalu baru jatuh cinta sama rumahnya. Karena rumah yang pas bukan yang paling mewah, tapi yang bikin kamu pulang kerja dengan senyum dan tidur nyenyak tanpa mikir tagihan. Mulai dari yang kamu mampu sekarang—besok kalau rejeki nambah, upgrade lagi. Selamat berburu rumah, dan sampai kunci sudah di tangan!