Tren Properti Terbaru dan Peluang Investasi Menjanjikan. Awal 2026, pasar properti Filipina menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang kuat setelah periode penyesuaian pasca-pandemi dan keluarnya operator gaming offshore. Proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 6-7 persen tahun ini didorong konsumsi domestik, investasi infrastruktur, dan remitansi pekerja luar negeri yang tinggi. Sektor real estate diprediksi tumbuh stabil dengan nilai pasar mencapai puluhan miliar dolar hingga 2034. Tren utama meliputi desentralisasi ke daerah luar Metro Manila, naiknya permintaan properti mixed-use, serta fokus pada keberlanjutan dan teknologi. Bagi investor, tahun ini membuka peluang menjanjikan di segmen residensial terjangkau, retail yang resilien, serta industrial yang berkembang pesat. INFO CASINO
Pertumbuhan di Luar Metro Manila dan Infrastruktur Pendukung: Tren Properti Terbaru dan Peluang Investasi Menjanjikan
Desentralisasi menjadi tren dominan, dengan kota-kota seperti Cebu, Davao, Iloilo, Bacolod, Pampanga, Cavite, dan Bulacan mencatat penyerapan unit lebih tinggi serta apresiasi harga lebih cepat dibanding Metro Manila. Proyek infrastruktur besar seperti koridor ekonomi Luzon dan konektivitas baru mendorong migrasi ekonomi ke provinsi. Di Cebu, permintaan kondominium dan mixed-use melonjak berkat pariwisata dan sektor BPO. Sementara Cavite serta Pampanga menarik keluarga muda dengan rumah horizontal yang lebih luas dan terjangkau. Daerah wisata seperti Palawan dan Bohol juga naik daun untuk properti liburan, didukung rebound kunjungan wisatawan asing. Investor disarankan fokus ke growth corridors suburban ini untuk potensi capital gain jangka menengah.
Segmen Retail dan Industrial yang Resilien: Tren Properti Terbaru dan Peluang Investasi Menjanjikan
Retail menunjukkan kekuatan dengan tingkat kekosongan di Metro Manila diproyeksi turun di bawah 10 persen akhir tahun ini, didorong renovasi mal dan ekspansi merek internasional ke provinsi seperti Cebu dan Davao. Sementara industrial bersinar terang, terutama di Luzon Tengah dengan ratusan hektare lahan baru hingga 2028 untuk manufaktur, semikonduktor, otomotif, dan energi terbarukan. Undang-undang sewa tanah 99 tahun semakin menarik investor asing ke sektor ini. Properti logistik dan gudang juga tumbuh cepat sejalan e-commerce dan rantai pasok global. Yield rental moderat sekitar 5 persen membuat segmen ini aman untuk diversifikasi portofolio, terutama bagi yang mencari pendapatan pasif stabil.
Peluang Residensial dan Mixed-Use Berkelanjutan
Residensial menawarkan “affordable luxury” dengan permintaan tinggi pada unit berkualitas tapi harga masuk akal, sering dalam township terintegrasi yang gabungkan hunian, kantor, dan rekreasi. Di Metro Manila, promo fleksibel seperti rent-to-own membantu serap stok unsold, sementara luxury segment tetap tangguh di Makati dan Taguig. Tren keberlanjutan terlihat pada bangunan green dan smart home yang semakin diminati generasi muda. Remitansi OFW serta pertumbuhan kelas menengah mendorong house-and-lot di suburban. Mixed-use developments jadi favorit karena kemudahan hidup satu atap, dengan potensi apresiasi nilai tinggi di lokasi strategis.
Kesimpulan
Tahun 2026 menjadi momen ideal untuk investasi properti di Filipina, dengan outlook campuran tapi penuh peluang di segmen resilien seperti retail, industrial, dan residensial provinsi. Infrastruktur, pariwisata rebound, serta kebijakan pro-investor mendukung pertumbuhan jangka panjang. Investor bijak bisa manfaatkan suku bunga turun dan diversifikasi ke luar Metro Manila untuk return optimal. Meski tantangan seperti stok berlebih di segmen tertentu masih ada, pasar ini tetap menjanjikan bagi yang strategis memilih lokasi dan jenis properti. Mulai eksplorasi sekarang untuk tangkap momentum pemulihan yang sedang berlangsung.